The Way She Loves
Friday, January 25, 2013
Seasons
My heart is ...
Summer when i miss you
Spring when i met you
Autumn when i can't reach you
And winter when i lost you
All my seasons is you
You are my world
You are my sun
My warmth, My Angel
My absolut happiness
4 him who sent me away
Monday, July 23, 2012
More Than Words Can Say
I always thought
I was special for someone
But I was wrong...
The fact is...
I'm replaceable
And now ..
I'm all by myself saying i miss you
I'm no longer feel
the warmth of your presence beside me
Just an empty space between us
There was time when I wish i could forget you
But there also time when I'm too scared to forget
Bcz if I'm completely forget about you
Then I don't have anything left
The only thing that left from you
Only the memories of you
I wish I could see you
And talk to you like we used to be
But I realize the fact
That I can't be with someone
Who doesn't want to be with me
That's why..
I'll stay away from you
But I'll live my life to the fullest
Bcz this is my way to love you
In silence and in a distance
Wednesday, March 14, 2012
Kisah Itik Bodoh dan Buruk Rupa
Di sudut kolam istana, seekor itik terlihat sedang berenang sendiri, diantara tanaman teratai yang hidup di kolam itu .. itik kecil itu terlihat mengamati kerumunan angsa di seberang kolam yang berenang dengan cantiknya. Sesekali Itik kecil itu tersenyum dan berusaha menirukan gaya para angsa yang begitu anggun… leher yang jenjang, bulu yang putih dan halus bak kapas … “1 .. 2 .. 3 .. “ itik kecil itu mencoba berjalan meniru angsa .. kemudian dia tersenyum-senyum sendiri melihat pantulan dirinya di air.
“Odeth … seandainya aku bisa seperti Odeth” gumamnya perlahan.
Impian Itik kecil itu bermula ketika secara tidak sengaja dia melihat seekor angsa putih menjelma menjadi putri yang cantik dengan bantuan para peri, Putri Angsa itu bernama Odeth dan dengan bantuan para peri itu pula akhirnya Putri Odeth bisa hidup bersama pangeran impiannya.
Hari demi hari Itik kecil itu terus berdoa, agar suatu saat dia bisa berjumpa dengan para peri dan berubah menjadi putri yang cantik … Itik kecil itu tidak hanya berdoa .. tapi dia juga terus berusaha … setiap hari dia berusaha berteman dengan para angsa … berlatih cara berjalan ala angsa yang anggun, dia juga rajin menyisir bulu2nya agar selalu rapi.
Hari ini … adalah ke seratus kalinya Itik kecil itu berusaha menjadi teman para angsa .. meskipun berkali2 diacuhkan tapi Itik itu terus berusaha karena menurut pemikiran Itik kecil itu hanya para angsa lah yang tahu istana para peri.
“ssstt .. Itik itu datang lagi.. “ bisik seekor angsa kemudian angsa-angsa lain yang pura-pura sibuk mencari makan..
“umm .. se .. se .. lamat siiaang” sapa Itik dengan terbata-bata.
dan seperti biasa sekumpulan angsa itu pun mengacuhkannya …
“Kalian sedang apa? Tanya Itik dengan ramah pada salah satu angsa yang paling dekat dengannya tapi angsa itu berenang menjauh ..
“Mm .. apa aku mengganggu .. ?? Tanya Itik sedikit gugup
“Hhh .. bisakah salah satu dari kalian bicara pada Itik itu .. aku sudah tidak tahan lagi dengan suara paraunya itu tiap hari..? bisik salah satu angsa di kerumunan itu.
“Kenapa bukan kamu saja yang bicara dengan Itik itu ..? jawab angsa lainnya
Cukup lama kerumunan angsa itu saling berdebat tentang siapa yang harus bicara dengan sang Itik … sampai akhirnya ada seekor angsa yang maju dan berkata pada Itik kecil itu ..
“Sebenarnya apa maumu!!! Tanya Angsa itu dengan tegas
“Hah .. umm .. ee .. anu .. a .. aku …” jawab Itik terbata-bata karena terkejut
“Tiap hari kamu melihat kami dan mencoba meniru gaya kami .. dan setiap hari kamu juga bersikap sok akrab dengan kami .. sebenarnya apa maksudmu!!!” tegas sang Angsa
“A..a..ku cuma ingin berteman ..” jawab Itik lirih dan hampir menangis
“Hah … berteman … hei .. kamu itu Itik sedangkan kami ini Angsa .. kita berbeda …!! sahut angsa lain dengan ketus
“Itu benar .. Itik dan Angsa itu berbeda jadi kita tidak mungkin berteman .. bertemanlah dengan Itik yang lain!! sahut salah satu angsa yang kemudian disertai dengan anggukan setuju oleh angsa-angsa lainnya.
“… hikks .. maaf .. maaf ..” jawab Itik disertai dengan isak tangis ..
“Ta .. tapiiii …” meskipun takut tapi Itik tetap tak mau pergi
“Apalagi!!!!” teriak para Angsa.
“Kalau kalian tidak mau jadi temanku setidaknya .. tolong beri tau aku bagaimana cara agar aku bisa bertemu dengan peri … kumohon…” jawab sang Itik
Para angsa pun terkejut .. merekapun saling memandang dengan heran
“Kenapa kamu ingin bertemu dengan peri? Tanya salah satu angsa dengan heran
“”aa .. aa ku ingin seperti putri Odeth” jawab Itik
“HAH !!!” para Angsa pun terkejut bukan main tapi kemudian rasa kaget itupun berganti dengan tawa
“hahahahahh …” angsa-angsa itupun tertawa terpingkal-pingkal ..
sampai akhirnya salah satu Angsa memberi komando pada Angsa lain untuk menghentikan tawa mereka … angsa itupun melangkah maju mendekati Itik yang tertunduk malu dan berkata
“Kamu bisa menjadi seperti putri Odeth” kata Angsa itu dengan lembut
“Hah … tapi” angsa lain mencoba memprotes kalimat tersebut tapi di Angsa itu memberi tanda untuk diam
“ Kamu bisa seperti putri Odeth tapi dengan satu syarat…” lanjut sang Angsa
“Benarkah … apa syaratnya??” Tanya Itik dengan semangat
“Putri Odeth bisa bertemu dengan peri karena putri Odeth merajut jubah dari bulu angsa miliknya untuk kemudian dipersembahkan kepada peri .. dan para peri menyukainya karena itu para peri mengabulkan permintaannya” cerita sang angsa
“Benarkah .. jadi aku harus membuat jubah dari buluku untuk peri”.. Tanya Itik dengan semangat
“Setelah kamu selesai membuat jubah itu pergilah menuju cahaya matahari pagi .. setelah itu kamu akan menemukan air terjun … di dekat air terjun ada pelangi dan di ujung pelangi itulah istana para peri .. sekarang cepat pergi dari sini” kata sang Angsa
“Iya .. terima kasih .. terima kasih … suatu saat aku akan membalas kebaikan kalian .. terima kasih” Itik itupun pergi dengan hati yang penuh harapan dan kebahagiaan yang tak terkira ..
setelah kepergian Itik itu seekor angsa pun berbisik
“Hei .. cerita yang barusan itu kan …”
“ssstt …” potong Angsa lainnya .. “Kita lihat saja apa yang akan dilakukan Itik itu” jawab sang Angsa dengan tersenyum
Beberapa hari Itik berjuang merajut jubah untuk peri, dengan menahan sakit dia mencabuti bulu-bulunya sendiri dan tanpa lelah dia merajut siang dan malam demi menyelesaikan rajutannya. Akhirnya jadilah Jubah dari bulu Itik, dengan sisa tenaganya dan tertatih-tatih Itik pun pergi menuju air terjun yang terletak di dekat hutan istana. Percikan air dari air terjun yang terkena sinar matahari menyebabkan timbul pelangi yang sangat cantik yang terlihat jelas siang itu … Itik pun sibuk mencari ujung pelangi itu dan akhirnya dia menemukannya .. ujung pelangi ..
Dibawah percikan air terjun Itik pun berteriak ..
“Peri … para peri .. aku ingin bertemu … kumohon … keluarlah .. aku punya jubah untukmu!!” teriak Itik sekuat tenaga
Sesaat tak ada tanda-tanda peri akan muncul .. kemudian Itik pun berteriak lagi .. lagi dan lagi .. sampai akhirnya Itikpun kelelahan … sementara tak ada tanda-tanda ada peri yang akan muncul .. karena kelelahan Itik pun tertidur di tepi air terjun .. beberapa saat kemudian tiba-tiba .. suasana yang semula terang benderang .. menjadi sejuk dan tiba-tiba terlihat cahaya yang menentramkan hati dari ujung pelangi .. dan terlihat sosok beberapa wanita yang sangat cantik ..
“Kamu kah yang memanggil kami” Tanya salah satu wanita yang memakai pakaian biru .. suara merdunya membuat Itik tertegun .. dia hanya terdiam dengan mulut menganga ..
“ehm .. itik kecil .. kaukah yang memanggil kami ..” kata wanita cantik itu mengulangi pertanyaannya..
“ee .. aa .. iya .. a..a..ku .. mencari peri.. apa anda peri???” Tanya Itik dengan gugup bercampur takut.
“Aku peri kebijaksanaan” jawab peri itu dengan lembut
“Yang memakai baju warna jingga itu peri kecantikan dan yang memakai baju warna kuning itu adalah peri kecerdasan”
“Apa yang bisa kami bantu Itik kecil?” lanjut peri kebijaksanaan
“emm .. aa .. anu .. aa . tolong jadikan jadikan aku seperti Putri Odeth!!” teriak Itik dengan penuh pengharapan .. dan permintaannya itu spontan membuat para peri terkejut
“Itik kecil … dari mana kamu tahu tentang Odeth ..?” Tanya peri kecerdasan
“Aku pernah melihat peri merubah seekor angsa menjadi putri, .. dan para angsa bilang padaku kalau aku merajut jubah dari buluku untuk dipersembahkan pada para peri .. kemudian peri akan merubahku menjadi seorang putri dan akan mempertemukan aku dengan pangeran impian” celoteh Itik dengan penuh keyakinan.
Ketiga peri itupun saling memandang.
“ah .. iya .. ini … aku sudah membuat jubah dari buluku untuk kalian .. tolong diterima .. dan tolong rubah aku menjadi putri cantik”
Ketiga peri itupun saling berpandangan dengan wajah kebingungan.. dan ketiga peri itupun terdiam ..
Menyadari ada keanehan pada sikap para peri Itik kecil itupun melanjutkan kata-katanya ..
“umm .. aku tau buluku tidak secantik bulu angsa jadi kalo seandainya permintaanku untuk jadi putri yang cantik terlalu berlebihan, Peri tidak perlu merubahku menjadi putri yang cantik … e.. um .. cukup jadi gadis biasa saja tidak apa-apa kok .. aku paham .. ta.. tapi setidaknya tolong rubah aku menjadi manusia”
“Itik kecil … kami tidak bisa merubah Angsa atau Itik menjadi Putri … waktu itu kami hanya membantu Putri Odeth kembali menjadi manusia karena Putri Odeth disihir oleh penyihir jahat menjadi angsa” peri kecantikan kemudian terdiam tak melanjutkan kata-katanya..
“Maaf ya .. Itik kecil .. tapi sepertinya para Angsa sudah membohongimu .. maaf kami tidak bisa membantumu..” kata peri kecantikan dengan wajah sedih
Itik kecilpun seakan tak percaya dengan apa yang dia dengar barusan .. air matanya tak terbendung lagi .. Itik kecil itupun mulai menangis pilu .. hatinya begitu perih mengetahui bahwa dia dibohongi oleh para Angsa yang begitu dipujanya dan yang lebih menyakitkan lagi .. impiannya selama ini tak kan pernah terwujud .. dia merasa begitu bodoh ..
“ssshh .. sudah berhentilah menangis Itik kecil” kata peri kecerdasan dengan lembut
“Mungkin kami tidak bisa merubahmu menjadi manusia tetapi setidaknya kami bisa menyembuhkan luka-lukamu itu … tapi tunggulah sebentar karena Peri Penyembuh sedang pergi mencari ramuan obat .. sebentar lagi dia akan kembali, lukamu pasti segera sembuh” Peri Kecerdasan melanjutkan kata-katanya.
Tak sanggup menerima kenyataan yang ada.. Itik kecil itupun berlari pergi meninggalkan Para Peri yang hanya bisa memandang Itik kecil itu dengan sedih. Dengan tertatih-tatih Itik kecil itupun mencoba kembali ke danau istana .. dan sesampainya disana .. Itik kecil itu melihat para Angsa sedang berenang di kolam dengan penuh canda tawa .. Itik kecil itu ingin marah .. ingin berteriak pada para Angsa yang sudah membodohinya dengan kejam .. tapi dia tak mampu berbuat apa-apa .. Itik kecil itu pun hanya bisa menangis pilu …
Kerumunan Angsa yang penuh canda itupun terdiam setelah salah satu dari Angsa tersebut melihat Itik kecil yang menangis .. cukup lama mereka terdiam … dan wajah merekapun berubah sedih saat melihat tubuh Itik kecil yang penuh luka karena bulu-bulunya yang dicabut paksa .. kemudian seekor Angsa mendekat dan berkata .
“Kau sudah bertemu peri?”
“Kenapa kau menipuku” jawab Itik kecil dengan gemetar
“Jangan salahkan aku .. tapi salahkan dirimu sendiri .. kenapa kamu mudah tertipu .. seharusnya kamu sadar dan tau diri akan kenyataan yang ada .. seekor Itik akan tetap menjadi Itik .. Itik tidak akan pernah bisa menjadi Angsa apalagi seorang Putri .. Maaf kalau aku menyakitimu .. jujur saja aku tidak menyangka kau akan mencabuti bulumu sendiri dan benar-benar membuat jubah .. Tapi tolong pahami kenyataan yang ada .. jangan terbuai dengan impian semu” Jawab Angsa dengan wajah penuh penyesalan.
Tanpa mengucap kata apapun .. Itik kecil itupun pergi meninggalkan danau istana menuju hutan istana .. dia tak tau harus kemana.. yang dia tau .. dia harus pergi dari tempat itu ..
Luka yang diderita Itik semakin parah, tapi dia tidak peduli .. dia hanya berjalan dan terus berjalan tanpa tujuan .. sampai suatu saat kakinya tak mampu melangkah lagi .. dan Itik kecil itupun terkulai lemas di sebuah pohon, tubuhnya menggigil .. malam itu .. seekor Itik kecil tertidur dengan rasa sakit dan patah hati ..
Kemudian sayup-sayup terdengar kegaduhan ..
“Dia .. bangun .. dia .. bangun”
“Syukurlah dia masih hidup..” sahut yang lainnya
Perlahan Itik kecil membuka matanya meski pandangannya masih kabur tapi dia melihat ada beberapa hewan yang mengelilinginya. Itik kecil itu melihat 2 hewan yang begitu mirip dirinya .. hanya saja yang satu bertubuh gemuk dan yang satu lagi bertubuh pendek dan kurus.
“Kamu baik-baik saja …” Tanya Itik gemuk itu
“mm … ini ada makanan .. ini untukmu .. makanlah .. kamu pasti lapar” kata Itik kurus sambil menyodorkan makanan.
Tapi itik kecil itu sama sekali tidak mau menyentuh makanan itu .. Dia pun kembali tertidur ..
Matahari pagi terbit memancarkan sinarnya yang hangat .. Itik kecil itu pun terbangun .. dan dia terheran-heran kenapa dia masih juga hidup … lalu dilihatnya tubuhnya penuh balutan perban .. luka-lukanya sudah tak begitu sakit lagi … Itik kecil itu kemudian melihat ke sekelilingnya dan disana terlihat dua ekor itik yang dilihatnya tadi.
“oh kukira mereka itu cuma mimpi” … batinnya
“Bagaimana keadaanmu .. kami khawatir sekali .. kami berusaha memasukkan makanan dan air ke dalam mulutmu saat kamu pingsan .. syukurlah kamu tidak tersedak ..” Itik kurus itu berkata
“Terima kasih…” gumam Itik kecil perlahan
“Kenapa kalian membantuku .. “ Tanya Itik kecil perlahan
“ Ah.. sudahlah tak perlu bertanya soal itu .. yang penting kamu cepat sembuh”
“emmm .. kalo boleh aku bertanya .. siapa yang mencabuti bulu-bulumu .. kejam sekali dia ..”itik kurus melanjutkan kata-katanya.
Itik kecil hanya bisa terdiam, karena tidak mungkin dia jujur berkata bahwa dia sendiri yang mencabuti bulu-bulunya.
“Ah .. sudahlah .. tidak perlu kau jawab .. yang penting cepat makan kemudian istirahat supaya kamu cepat sembuh …” Jawab itik bertubuh tambun dengan ramah.
“Seharusnya kalian tak perlu menolongku…” kata Itik kecil yang kemudian memalingkan wajahnya dari makanan yang disodorkan …
Selama beberapa hari Itik kecil hanya bisa terbaring lemah, yang dia inginkan hanya tidur, karena hanya dengan tertidur … setidaknya dia bisa menjadi seorang putri dalam mimpinya … berkali-kali dia menolak makanan yang disodorkan padanya, sampai suatu saat dia melihat dua Itik yang menolongnya kembali ke sarang dengan tubuh penuh luka .. tapi meskipun tubuh mereka penuh luka tapi kedua Itik itu terlihat begitu ceria
“Coba liat .. apa yang kami bawa …. Taaa… daaaa …” Kata Itik kurus dengan ceria sambil menunjuk ke arah bungkusan yang dia bawa.
“Kami bawa makanan special untukmu … ini makanan mewah looh … kami susah payah mendapatkannya … hehehe .. jadi kamu wajib makan!!! Hehehe … “ Itik kurus itu melanjutkan kata-katanya dengan riang.
“Benar … ini makanan mewah looh .. makanan terlezat … dimakan yaaa” Sambung Itik bertubuh tambun ..
“Kamu tau tidak .. demi mendapatkan makanan enak ini si gendut ini harus berebut dengan para Angsa looh … dia melawan 5 ekor Angsa sekaligus …hahahha .. keren kan! kata Itik kurus dengan bangga .. sementara Itik yang gemuk hanya tersipu malu ..
Mendengar cerita itu .. Itik kecil tak kuasa menahan tangis .. dia menangis sejadi-jadinya .. dan membuat si Itik kurus dan Itik tambun panik …
“eh .. ee .. knapa menangis …???”
Itik kecil tak sanggup berkata-kata .. selama ini dia berpikir dengan menjadi seorang putri maka dia akan bertemu dengan seorang pangeran yang akan menjaganya dan menyayanginya … karena itu dia rela melakukan pengorbanan sepedih apapun itu .. tapi saat ini .. tanpa menjadi seorang putri .. dan tanpa pengorbanan apapun .. justru dia merasa begitu disayangi … Itik kecil hanya bisa menangis .. dengan sisa tenaganya dia mendekati dua sahabatnya itu kemudian memeluk mereka berdua ..
“Terima Kasih …” Kata Itik kecil itu dan kemudian dia memakan makanan itu dengan lahap … Itik gemuk dan dan Itik kurus bahagia melihatnya .. kemudian Itik gemuk menunjukkan jurus kungfunya saat melawan Angsa .. dan merekapun tertawa melihat kelucuan itu …
Hari itu .. Itik kecil itu mungkin masih tetap menjadi Itik buruk rupa … dia tidak akan pernah menjadi seorang putri dan tentunya dia juga tidak akan bertemu dengan pangeran impiannya tapi saat ini … dia Itik buruk rupa yang BAHAGIA.
The End ^_^
Wednesday, January 4, 2012
coretan kisah akhir tahun
Hidup telah mengajarkan saya banyak hal
Tahun 2008 .. Takdir membawa saya bertemu dengan Dia
Bagi saya .. Dia adalah seorang Malaikat
Karena Dia mampu merubah hal sederhana menjadi luar biasa
Dia selalu membuat saya tersenyum
Dan saya pun belajar tentang cinta ...
Tapi tahun ini ..
Hidup mengajarkan saya tentang arti kedewasaan
Saya kehilangan Malaikat saya
Malaikat saya sudah berubah menjadi seseorang yang berbeda 180 derajat
Jangankan untuk berbicara berdua atau bertemu
Menyapa saja dia enggan
Dan saya pun belajar tentang kata "I'm being left out"
Saya sempat tidak lulus dalam mata pelajaran kali ini
Karena bagi saya kehilangan dia berarti saya juga kehilangan sahabat sekaligus kakak
Saya kehilangan satu paket terindah ...
Berkali-kali saya mencoba mengembalikan keadaan seperti semula
Tapi Takdir tetap menginginkan saya kehilangan Malaikat saya
Dan saya pun hanya bisa menangis dan menahan rasa sakit sendiri..
Ada kalanya saya tidak ingin bangun dari tidur
Karena hanya dengan bermimpi ... saya bisa bertemu dengan Dia
Tidak ada yang bisa saya lakukan selain belajar berterima kasih pada Takdir
Karena mungkin .. saya lebih baik menjadi wanita yang mandiri
Terima Kasih Allah .. Atas semua pelajarannya
Takdirmu akan selalu yang terbaik dan terindah ^_^
Tahun 2008 .. Takdir membawa saya bertemu dengan Dia
Bagi saya .. Dia adalah seorang Malaikat
Karena Dia mampu merubah hal sederhana menjadi luar biasa
Dia selalu membuat saya tersenyum
Dan saya pun belajar tentang cinta ...
Tapi tahun ini ..
Hidup mengajarkan saya tentang arti kedewasaan
Saya kehilangan Malaikat saya
Malaikat saya sudah berubah menjadi seseorang yang berbeda 180 derajat
Jangankan untuk berbicara berdua atau bertemu
Menyapa saja dia enggan
Dan saya pun belajar tentang kata "I'm being left out"
Saya sempat tidak lulus dalam mata pelajaran kali ini
Karena bagi saya kehilangan dia berarti saya juga kehilangan sahabat sekaligus kakak
Saya kehilangan satu paket terindah ...
Berkali-kali saya mencoba mengembalikan keadaan seperti semula
Tapi Takdir tetap menginginkan saya kehilangan Malaikat saya
Dan saya pun hanya bisa menangis dan menahan rasa sakit sendiri..
Ada kalanya saya tidak ingin bangun dari tidur
Karena hanya dengan bermimpi ... saya bisa bertemu dengan Dia
Tidak ada yang bisa saya lakukan selain belajar berterima kasih pada Takdir
Karena mungkin .. saya lebih baik menjadi wanita yang mandiri
Terima Kasih Allah .. Atas semua pelajarannya
Takdirmu akan selalu yang terbaik dan terindah ^_^
Monday, October 10, 2011
a letter to him (2nd letter)
you keep your distance with me
and i understand i should stay away from you
but i miss our simple talk
that's why i'm writing this letter to you
eventhough i know that you might not read this
anyway..
how is your day lately?
are you still busy with your band?
did you smile this day or you still have that grumpy face? :p ..
hehe just kidding
by the way..
i found a cake store near sutos
a one bite cake with yummy taste but low price
i want you to try that
i often went there at night
cz the traditional cake have 50% off
so you can get yummy cake with only idr 1.500 ^_^
well, i just want to tell you about that so not important topic
i hope you enjoy your day
smile and happy always
P.S.: i miss u ^_^
and i understand i should stay away from you
but i miss our simple talk
that's why i'm writing this letter to you
eventhough i know that you might not read this
anyway..
how is your day lately?
are you still busy with your band?
did you smile this day or you still have that grumpy face? :p ..
hehe just kidding
by the way..
i found a cake store near sutos
a one bite cake with yummy taste but low price
i want you to try that
i often went there at night
cz the traditional cake have 50% off
so you can get yummy cake with only idr 1.500 ^_^
well, i just want to tell you about that so not important topic
i hope you enjoy your day
smile and happy always
P.S.: i miss u ^_^
a letter to him (1st letter)
honestly...
i'm still searching for your figure in every window of the streets
though i know you can't be in those places
and i'm still looking at my phone
still waiting for your call
though i know u'll never call me
i still miss you even now
but i don't know how to see you
cause you keep your distance
and there's nothing i can do to make you stay
if miracle do happend
and if one of my wish come true
i want to see you
even just a glance
i'm still searching for your figure in every window of the streets
though i know you can't be in those places
and i'm still looking at my phone
still waiting for your call
though i know u'll never call me
i still miss you even now
but i don't know how to see you
cause you keep your distance
and there's nothing i can do to make you stay
if miracle do happend
and if one of my wish come true
i want to see you
even just a glance
Thursday, October 6, 2011
distance
each day i always thinking about calling you
but then i realize
if you realy care about me
you will call me
i realy miss you
i truly am
but i can't stand the fact
that you're not missing me at all
but then i realize
if you realy care about me
you will call me
i realy miss you
i truly am
but i can't stand the fact
that you're not missing me at all
Subscribe to:
Posts (Atom)