Saturday, August 6, 2011

Mengejar Layang-Layang

Aku tidak mengerti, kenapa anak laki-laki suka bermain layang-layang. Terlebih lagi saat layang-layang itu putus, mereka akan semakin giat berlari.. mengejar.. dan berebut.. dan sampai detik ini aku masih tak mengerti. Karena aku hanya anak perempuan yang lebih suka bermain boneka.

Bagiku.. kamu seperti layang-layang, segala sesuatu tentangmu selalu penuh tanda tanya, seperti sebuah puzzle dengan beberapa kepingan yang hilang. Aku tak pernah mengerti kemana arahmu pergi, saat aku menarikmu kuat.. kau tersakiti tapi saat aku mengulurmu terlalu lama.. kau terbang menjauh.. dan aku terlalu lelah untuk mengejarmu.

Saat ini.. aku berdiri di tanah lapang, tersadar bahwa aku takkan pernah bisa bermain bersama layang-layangku ini. Karena itu.. di sini aku akan memutuskan tali layang-layang ini dan membiarkannya pergi.. terbang.. menjauh.. dan menghilang..

Aku melepaskan layang-layangku bukan karena aku membenci layang-layangku, bukan juga karena aku ingin membuang layang-layang kesayanganku ini. Tapi cara terbaik untuk menyayangi layang-layangku adalah dengan membiarkannya pergi bukan diiringi dengan uraian air mataku.. tapi dengan senyuman.

Mungkin senyuman ini bukanlah senyuman yang penuh kebahagiaan yang berbunga-bunga.. tapi aku pastikan.. aku melepasmu pergi dengan senyuman yang tulus. :)




set you free

if loving you is all that means to me
when being happy is all i hope you'd be
then loving you must mean i really have to set you free
letting go is not an easy task
when smiling feels like
i must wear this lonely mask
it hurts deep inside
and i just cannot hide


by mymp

1 comment: